Rangkuman:
WHAT: Banjir bandang yang menewaskan tiga orang.
WHO: Tiga korban tewas: Tarzan (54), Lena (47), Surmuana (63); warga Desa Tanjung Harapan; BPBD Sumatera Selatan; warga terdampak banjir bandang.
WHEN: Selasa, 23-09-2025 02:15
WHERE: Banjir bandang; Desa Tanjung Harapan; Kecamatan Sundang Danau; OKU Selatan; Sumatera Selatan
HOW/Chronology: Hujan deras menyebabkan sungai meluap sehingga banjir bandang melanda Desa Tanjung Harapan. Ketiga korban yang sedang tidur di dalam rumah tersapu banjir. Jenazah ketiga korban ditemukan. Banjir juga menghanyutkan dua rumah, merusak delapan unit rumah, satu jembatan gantung terbawa arus, dan tenda mengalami kerusakan. BPBD mendirikan posko kesehatan; evakuasi dan penanganan darurat dilakukan.
WHY: Curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap dan memicu banjir bandang.
Analisis Level Ancaman
Skala: kabupatenKerusakan: infrastrukturMeninggal: korban meninggal 0 – 10Luka: korban luka-luka 0 – 20Perihal: Banjir bandang di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sundang Danau, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan pada 23 September 2025.Opini: Analisis: Banjir bandang yang dipicu curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap dan menghanyutkan beberapa rumah serta merusak infrastruktur seperti jembatan gantung. Kerentanan rumah tidak tahan banjir dan minimnya sistem peringatan dini di tingkat desa menjadi faktor penyebab korban meski hanya tiga orang. Prediksi: Jika curah hujan tetap tinggi atau banjir susulan terjadi, potensi kerusakan dan korban bisa meningkat, terutama jika evakuasi tidak dilakukan segera dan infrastruktur penting tidak diperbaiki. Rekomendasi: 1) Percepat evakuasi dan pemantauan banjir melalui posko darurat desa; 2) Perbaiki atau pasang pengaman pada jembatan gantung serta lakukan penanganan darurat terhadap rumah-rumah rawan; 3) Tingkatkan kapasitas layanan kesehatan dan bantuan logistik di posko; 4) Lakukan inventarisasi kerusakan dan prioritas rehabilitasi infrastruktur publik; 5) Sosialisasi kesiapsiagaan banjir kepada warga desa, termasuk rencana evakuasi mandiri; 6) Koordinasikan BPBD, Basarnas, TNI/Polri, dan pemerintahan daerah untuk merencanakan bantuan jangka pendek dan pemulihan jangka panjang.
Level ancaman relatif terhadap keamanan nasional = 1.2
Teks asli
OKU SELATAN, KOMPAS.com
– Banjir bandang yang melanda Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sundang Danau, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, mengakibatkan tiga orang tewas.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 02.15 WIB.
Ketiga korban yang tewas dalam bencana ini adalah Tarzan (54), Lena (47), dan Surmuana (63). Ketiga korban warga Desa Tanjung Harapan.
Baca juga:
Bali dan NTT Dilanda Banjir Bandang, Dua Pakar UGM Berikan Solusi
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan, Sudirman menjelaskan, hujan dengan curah tinggi di wilayah tersebut menyebabkan sungai meluap dan memicu terjadinya
banjir bandang
.
Dugaan sementara, ketiga korban yang sedang tertidur pulas di dalam rumah tidak menyadari kejadian tersebut, sehingga mereka tersapu oleh banjir yang datang dengan cepat.
“Ketiga jenazah hari ini sudah ditemukan semua,” kata Sudirman dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (24/9/2025).
Sudirman mengungkapkan, selain merenggut nyawa tiga orang, banjir bandang ini menyebabkan dua rumah warga hanyut terbawa arus sungai.
Baca juga:
Operasi SAR Ditutup, Ini Daftar 3 Korban Banjir Bandang Nagekeo yang Hilang
Sebanyak delapan unit rumah lainnya mengalami kerusakan berat, dan tembok pagar desa roboh akibat terjangan banjir.
“Satu jembatan gantung terbawa arus sungai dan tenda rusak berat,” ujarnya.
Sebagai respons terhadap bencana ini,
BPBD Sumatera Selatan
telah mendirikan posko kesehatan di lokasi untuk membantu warga yang terdampak.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme.
Berikan apresiasi sekarang