Rangkuman:
WHAT: KMP Agung Samudra 9 kandas di Perairan Gilimanuk, Jembrana, Bali; evakuasi penumpang dan ABK.
WHO: KMP Agung Samudra 9; 49 penumpang; 24 ABK; KMP Agung Samudra 18; Basarnas Jembrana; TNI AL Gilimanuk; Polres Jembrana (Polair); Dewa Hendri Gunawan (Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana)
WHEN: Senin, 23-06- – 16:10 WITA
WHERE: Perairan Gilimanuk, -, Kecamatan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali
HOW/Chronology: KMP Agung Samudra 9 kandas di Perairan Gilimanuk sekitar 16:10 WITA. Upaya penarikan awal gagal; evakuasi 49 penumpang dan 24 ABK dilakukan melalui tiga sorti mulai 21:29 WITA. RIB Basarnas mengevakuasi 13 orang pertama; speed boat Polair mengevakuasi 24 penumpang berikutnya; sorti ketiga membawa 12 penumpang ke dermaga Teluk Gilimanuk. KMP Agung Samudra 18 berhasil membebaskan kapal pada 22:22 WITA; kedua kapal bersandar di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk pada 00:17 WITA hari berikutnya. 24 ABK tetap di kapal.
WHY: –
Analisis Level Ancaman
Senjata: tanpa senjataSarana: kapal motorMetode: tidak terorganisirJaringan: lokalDukungan: dalam negeriBisnis: tak berbisnisSkill: terlatihJenis Aktor: bukan negaraKepentingan: lain-lainIntensitas: insidentalKomitmen: tidak terencanaInstrumen: fisikTarget: individu sipil
Perihal: Kapal Motor Penumpang (KMP) Agung Samudra 9 kandas di Perairan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, dan berhasil dievakuasi bersama penumpang dan ABK-nya.
Opini dan Prediksi: Analisa: 1) Kejadian kapal kandas ini terjadi secara insidental dan tidak terorganisir, kemungkinan disebabkan oleh kondisi cuaca atau kesalahan manusia dalam navigasi; 2) Evakuasi dilakukan dengan cepat oleh tim SAR menggunakan alat-alat bantu seperti RIB Basarnas dan kapal Polair, menunjukkan kesiapan dalam menangani kejadian darurat dan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama; 3) Tingginya jumlah penumpang dan ABK yang dievakuasi menunjukkan kinerja yang efektif dan efisien dari tim SAR dalam menangani kejadian tersebut. Prediksi: 1) Kondisi laut yang berpotensi berbahaya di sekitar Perairan Gilimanuk tetap perlu diwaspadai untuk mencegah kejadian serupa di masa depan; 2) Pentingnya peningkatan pengawasan dan regulasi keselamatan pelayaran di wilayah tersebut agar kecelakaan kapal dapat diminimalisir; 3) Kemungkinan akan ada investigasi lebih lanjut terkait penyebab kandasnya kapal agar langkah pencegahan dapat diterapkan di masa mendatang. Rekomendasi: 1) Meningkatkan patroli dan pengawasan di Perairan Gilimanuk serta area pelayaran lainnya untuk menghindari kecelakaan kapal yang dapat membahayakan nyawa penumpang dan ABK; 2) Melakukan pelatihan dan simulasi evakuasi darurat secara rutin untuk meningkatkan kesiapan tim SAR dalam menangani kejadian kritis di laut; 3) Melakukan evaluasi terhadap keamanan pelayaran dan navigasi kapal agar dapat mengidentifikasi potensi risiko dan mencegah terjadinya insiden kapal kandas di masa depan.
Level ancaman relatif terhadap keamanan nasional = 0.41
Teks asli
Peristiwa kapal kandas kembali terjadi di Perairan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Kali ini, Kapal Motor Penumpang (KMP) Agung Samudra 9 yang melayani rute Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi, Jawa Timur) menuju Pelabuhan Gilimanuk (Bali) kandas pada Senin (23/6) sekitar pukul 16.10 WITA, hanya 0,13 nautical mile (NM) dari dermaga pelabuhan tujuan.
Dewa Hendri Gunawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Pos TNI AL Gilimanuk pada pukul 19.45 WITA. Upaya awal penarikan kapal dilaporkan gagal sehingga diperlukan evakuasi segera.
“Proses evakuasi dengan menggunakan alat utama RIB 01 Basarnas dan kapal Tanjung Rening milik Polair Polres Jembrana,” ujar Dewa Hendri, Selasa (24/6).
Sebanyak 49 penumpang dan 24 ABK berhasil dievakuasi melalui tiga sorti evakuasi, dimulai pukul 21.29 WITA. RIB Basarnas mengevakuasi 13 orang pertama, kemudian speed boat Polair mengevakuasi 24 penumpang lainnya. Sorti ketiga membawa 12 penumpang berikutnya ke dermaga Teluk Gilimanuk (Waterby).
KMP Agung Samudra 9 Berhasil Ditarik
Setelah beberapa jam usaha penarikan, akhirnya KMP Agung Samudra 9 berhasil dibebaskan pada pukul 22.22 WITA oleh KMP Agung Samudra 18. Kedua kapal berhasil bersandar di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk pada Selasa (24/6) pukul 00.17 WITA.
Diketahui, sehari sebelumnya pada Minggu (22/6), KMP Gerbang Samudra 2 juga mengalami kandas di perairan yang sama. Kapal tersebut kandas pada jarak 0,26 NM dari dermaga, dengan jumlah penumpang mencapai 269 orang.
“Pada siang hari ini berhasil mengevakuasi jumlah penumpang 269 orang dalam keadaan selamat,” kata Dewa Hendri.
Sebanyak 24 ABK tetap berada di kapal sembari menunggu kondisi laut pasang.
ADVERTISEMENT
Share
Copied!
Share
Better experience in portrait mode.
Tim SAR gabungan berhasil melakukan evakuasi ABK TB Kawan Kita XI yang tenggelam di Perairan Pulau Seliu, Belitung. Tragedi ini menewaskan satu ABK dan menyelamatkan tujuh lainnya. Simak kronologi lengkapnya!