Level Ancaman: 0.8

Kapal feri Rafelia 2 tenggelam di Selat Bali.

Rangkuman:
WHAT: Kapal feri Rafelia 2 tenggelam di Selat Bali.
WHO: Kapal feri Rafelia 2; penumpang dan kru kapal; Badan SAR Nasional (BASARNAS); pejabat setempat (Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas); Kepala BASARNAS Bambang Soelistyo.
WHEN: Jumat, 04-03-2016 13:10 WIB
WHERE: Selat Bali; Gilimanuk; Melaya; Jembrana; Bali
HOW/Chronology: Kapal Rafelia 2 berangkat dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang pada 12:50 WIB. Sekitar 13:10 WIB kapal bocor dan tenggelam; muatan termasuk dua truk besar, satu pickup, empat truk tronton, 18 unit truk sedang, dan empat kendaraan kecil ikut tenggelam. 71 orang dievakuasi; 10 luka-luka; 4 hilang (nahkoda, mualim 1, seorang ibu dan anak). BASARNAS mengerahkan sekitar 40 petugas SAR; pencarian lanjut dilakukan.
WHY: Kebocoran kapal menyebabkan kapal miring dan tenggelam.

Analisis Level Ancaman

Media: laut
Meninggal: –
Luka: korban luka-luka 0 – 20
Perihal: Kapal feri Rafelia 2 tenggelam di Selat Bali.
Opini: Analisis: Kecelakaan ini terjadi saat kapal feri Rafelia 2 tenggelam di Selat Bali setelah mengalami kebocoran dan miring, dengan 71 orang dievakuasi, 10 korban luka-luka, dan 4 orang belum ditemukan. Prediksi: tanpa peningkatan operasi SAR dan keselamatan pelayaran, kemungkinan korban hilang bisa bertambah dan evakuasi lebih banyak bisa tertunda. Rekomendasi: perkuat pemeriksaan kelayakan kapal dan pemeliharaan kapal, pastikan muatan didistribusikan secara aman, perbaiki koordinasi antara pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang serta pos SAR dengan pemantauan data real-time, serta latihan keselamatan dan penggunaan perlengkapan evakuasi bagi penumpang dan awak kapal.

Level ancaman relatif terhadap keamanan nasional = 0.8

Teks asli
Kapal feri tenggelam di Selat Bali, puluhan orang selamat
Keterangan gambar, Kapal feri LCT Ravelia 2 tenggelam saat menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur.
4 Maret 2016
Kapal feri Rafelia 2 tenggelam di Selat Bali. Puluhan orang dilaporkan telah ditemukan dalam kondisi selamat.
Kapal tersebut dilaporkan bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, pukul 12.50 WIB.
Di tengah jalan, kapal itu mengalami kebocoran dan miring. Sekitar pukul 13.10 WB kapal itu tenggelam beserta muatan yang terdiri dari dua unit truk besar, satu unit pick up, empat unit truk tronton, 18 unit truk sedang, dan empat kendaraan kecil.
Sumber gambar, Dinda Rima Putri P.
Keterangan gambar, Kapal Ravelia sesaat sebelum tenggelam.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan sejauh ini terdapat 71 orang yang telah dievakuasi.
“Ada 10 korban luka-luka, mereka telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Sementara itu, ada empat orang yang masih belum ditemukan,” katanya kepada BBC Indonesia.
Keempat orang yang belum ditemukan terdiri dari nahkoda, mualim 1, seorang ibu beserta seorang anak.
Azwar mengaku belum bisa memastikan jumlah penumpang karena manifes Ravelia 2 tengah diminta dari Pelabuhan Gilimanuk.
Kepala Badan SAR Nasional, Bambang Soelistyo, mengaku mengerahkan 40-an petugas SAR dari pos Jimbaran, pos Buleleng, dan Pos Jember untuk mencari korban dari kapal Ravelia.